Gereja adalah tempat untuk menyembah Tuhan dan mempererat hubungan dengan sesama. Namun, seringkali terjadi perpecahan di antara gereja-gereja yang ada. Bagaimana cara mewujudkan kesatuan gereja agar dapat bersatu dalam mengabdi kepada Tuhan?
Pahami Perbedaan dan Saling Menghargai
Setiap gereja memiliki keunikan dan perbedaan dalam cara beribadah dan pandangan teologis. Namun, hal ini tidak boleh menjadi alasan untuk terjadinya perpecahan. Sebaliknya, kita perlu saling menghargai dan memahami perbedaan yang ada.
Saling menghargai juga berarti kita tidak menganggap diri kita lebih benar dari orang lain. Kita harus terbuka untuk mendengarkan pandangan orang lain dan bersedia untuk belajar dari mereka.
Komunikasi yang Efektif
Komunikasi yang efektif sangat penting dalam membangun kesatuan gereja. Setiap gereja harus memiliki forum atau wadah untuk saling berkomunikasi dan membahas masalah yang ada.
Dalam berkomunikasi, kita harus terbuka dan jujur tentang apa yang kita rasakan. Namun, kita juga harus memperhatikan cara penyampaian kita agar tidak menyinggung perasaan orang lain. Kita harus berbicara dengan bahasa yang santun dan tidak menyerang.
Menjaga Persatuan dengan Doa
Doa adalah senjata yang sangat ampuh dalam menjaga persatuan gereja. Kita harus selalu berdoa untuk kesatuan gereja dan memohon bimbingan Tuhan dalam menghadapi segala masalah yang ada.
Dalam doa, kita juga harus memohon kerendahan hati dan kebijaksanaan untuk menghadapi perbedaan yang ada. Kita harus memohon bantuan Tuhan untuk mempererat hubungan dengan sesama gereja.
Melakukan Kegiatan Bersama
Salah satu cara untuk mempererat hubungan antar gereja adalah dengan melakukan kegiatan bersama. Kegiatan ini bisa berupa seminar, konser rohani, atau kegiatan sosial.
Dalam kegiatan ini, kita dapat saling mengenal dan mempererat hubungan dengan gereja lain. Kita juga dapat belajar dari pengalaman gereja lain dalam menghadapi berbagai masalah yang ada.
Mempromosikan Kerjasama Antar Gereja
Kerjasama antar gereja juga sangat penting dalam membangun kesatuan gereja. Kita harus saling mempromosikan kegiatan dan program yang ada untuk menarik perhatian jemaat dari gereja lain.
Kita juga dapat melakukan kerjasama dalam hal pelayanan sosial atau pelayanan di lingkungan sekitar. Dengan demikian, kita dapat memperlihatkan bahwa gereja-gereja memiliki peran yang sama dalam mengabdi kepada Tuhan.
Menjaga Kesetiaan terhadap Firman Tuhan
Saat berbicara tentang kesatuan gereja, kita juga harus memperhatikan kesetiaan terhadap firman Tuhan. Kita harus selalu mengutamakan firman Tuhan sebagai pedoman dalam hidup kita dan menghindari ajaran yang tidak sesuai dengan firman Tuhan.
Kita harus selalu berpegang pada kebenaran yang terdapat dalam firman Tuhan dan tidak terpengaruh oleh ajaran yang salah atau bidaah.
Menghindari Perpecahan yang Tidak Perlu
Seringkali, perpecahan di antara gereja terjadi karena masalah yang sebenarnya tidak perlu. Misalnya, perbedaan pandangan tentang cara beribadah atau hal-hal yang sepele.
Kita harus belajar untuk memilih pertarungan yang kita hadapi. Kita harus menghindari perpecahan yang tidak perlu dan memfokuskan diri pada hal-hal yang lebih penting, yaitu mengabdi kepada Tuhan dan mempererat hubungan dengan sesama.
Menjadi Contoh yang Baik bagi Orang Lain
Sebagai umat Kristiani, kita harus menjadi contoh yang baik bagi orang lain. Kita harus menunjukkan bahwa kesatuan gereja bukan hanya sekadar slogan, tetapi benar-benar dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kita harus menunjukkan bahwa meskipun kita berbeda dalam beberapa hal, namun kita tetap satu dalam Tuhan. Kita harus memperlihatkan kasih dan persaudaraan kepada sesama gereja.
Menghindari Sifat Egois dan Sombong
Sifat egois dan sombong juga bisa menjadi penghambat bagi terciptanya kesatuan gereja. Kita harus belajar untuk merendahkan hati dan memperlihatkan sikap yang rendah hati.
Kita harus menghindari sifat yang merasa diri lebih hebat dari orang lain atau merasa bahwa pandangan kita adalah yang paling benar. Kita harus selalu terbuka untuk belajar dan meningkatkan diri.
Menjaga Perspektif yang Lebih Besar
Kita harus selalu menjaga perspektif yang lebih besar dalam membangun kesatuan gereja. Kita harus melihat bahwa gereja bukan hanya terdiri dari satu denominasi atau satu gereja saja, tetapi terdiri dari seluruh umat Kristiani di seluruh dunia.
Kita harus memperlihatkan rasa solidaritas dan persaudaraan tidak hanya kepada sesama gereja, tetapi juga kepada umat Kristiani yang berada di belahan dunia lain.
Menjaga Keseimbangan antara Kesatuan dan Kebenaran
Saat berbicara tentang kesatuan gereja, kita juga harus memperhatikan kebenaran yang ada dalam firman Tuhan. Kita harus menjaga keseimbangan antara kesatuan dan kebenaran.
Kita tidak boleh mengorbankan kebenaran hanya untuk menjaga kesatuan gereja. Namun, kita juga tidak boleh mengabaikan kesatuan gereja hanya karena perbedaan pandangan yang ada.
Belajar dari Pengalaman Gereja Lain
Kita harus selalu terbuka untuk belajar dari pengalaman gereja lain dalam membangun kesatuan gereja. Kita harus memperhatikan bagaimana gereja lain berhasil membangun kesatuan dan belajar dari kegagalan yang mereka alami.
Dengan demikian, kita dapat mengambil pelajaran yang berharga dan menerapkannya dalam kehidupan gereja kita sendiri.
Menjaga Fokus pada Tujuan Akhir
Terakhir, kita harus selalu menjaga fokus pada tujuan akhir dalam membangun kesatuan gereja. Tujuan akhir kita adalah untuk mengabdi kepada Tuhan dan menyebarkan injil kepada seluruh dunia.
Kita harus menghindari pertikaian yang tidak perlu dan memfokuskan diri pada hal-hal yang lebih penting. Kita harus selalu mengutamakan kepentingan Tuhan di atas segala-galanya.
Kesimpulan
Mewujudkan kesatuan gereja bukanlah hal yang mudah. Namun, dengan saling menghargai, komunikasi yang efektif, menjaga kesetiaan terhadap firman Tuhan, dan melakukan kegiatan bersama, kita dapat membangun kesatuan gereja yang sebenarnya.
Kita harus menghindari perpecahan yang tidak perlu, memperlihatkan contoh yang baik bagi orang lain, dan menjaga fokus pada tujuan akhir kita sebagai umat Kristiani.
Di dalam kesatuan gereja, kita akan menemukan kekuatan yang besar untuk mengabdi kepada Tuhan dan menyebarkan injil kepada seluruh dunia.